Rabu, 04 Maret 2009

puisi harapan mimpi



dari hati yang dalam

bila hari seindah dulu
aku slalu berusaha
bila waktu kebali lagi
akan ku ukir masa lagi

bila kamu ad aku slalu berharap
bila kamu hadir aku slalu menanti
dan akhir menjadi satu padu mati
bak kisah sejati yang tiada lagi

dan harap bayang wajahmu
kembali hiasi mimpi malam
dan pinta senyum bibirmu
kembali warnai hari hari ku

taburi kisah tiada akhir
tuk ukir mimpi sejati
berbaur lajusang waktu
tuk ungkap siapa dirimu


cakwerBUNGA HATI cakwer

kau adalah bunga hati
yang harum mewangi
terangi hidup penuh arti
terhias terbibgkai hari

Harum auramu
sejukan hati ku
damaikan duniaku



mungkin bila aku kehilangan dirimu
akan kah kau hadir ditengah purnama
ditengah rembulan hati yang sunyi

Pintaku jangan kau pergi
jangan kau tinggalkan aku lagi
jejakmu adalah pelangi

BUNGA PERAWAN

Itu memang mahkotamu
Indah menawan seorang insan
mekar merah membara

Nian dirayu dan dipuji
kian goyah gundah isi hati
akhirnya jatuh lentang tak berarti


dulu kau memang indah
tapi kini mekarmu tak mewangi
dan hidupmu kini ingin mati

terasa hidup dalam duri
dan terasa muram apa yang terjadi
dan kini hidup serasa mati
buat yg menanti akoe
buat yang menanti aku
sabarlah akan kedatangan ku
jangan goyah akan pendiriamu
yang begitu harap akan ku

bila kau goyah
sebut namaku
bila kau rindu
bayangkan wajah ku

akan kutepati janjiku
akan permintaan harapmu
aku disini sedih bergetar rindu
rindu akan bayang wajah mu

yang merdu akan sapa
indah akan ucapkan cinta

waktu itoe
Jangan salah kan waktu
Bila ber lalu cepat
jangan kau benci hari
bila meninggalkan mu

jangan kau usik hari ku
akan kepergian mu
akan keangkuhanmu

yang tak mampu
aku luluhkan
aku padamkan

bila mentari esok datang
kan ku tanyakan keberadaan mu
kan kucari singgasanamu

agar ku mampu rebut tahtamu
duduki singgasanamu yg indah itu
hati koe

angan ku dalam bayang mu
harap ku dalam mimpimu

tak kala ku harap
tak bisa kau beri

dan tiada iba di hati
dan semua rasa mati

dan hanya dirimu
yang mampu ungkap
semua yang ada
tersirat dalam hati

kini hanya air mengalir
sunyi sepi penuh arti

Tidak ada komentar: