puisi harapan mimpi
dari hati yang dalam
bila hari seindah dulu
aku slalu berusaha
bila waktu kebali lagi
akan ku ukir masa lagi
bila kamu ad aku slalu berharap
bila kamu hadir aku slalu menanti
dan akhir menjadi satu padu mati
bak kisah sejati yang tiada lagi
dan harap bayang wajahmu
kembali hiasi mimpi malam
dan pinta senyum bibirmu
kembali warnai hari hari ku
taburi kisah tiada akhir
tuk ukir mimpi sejati
berbaur lajusang waktu
tuk ungkap siapa dirimu
cakwerBUNGA HATI cakwer
kau adalah bunga hati
yang harum mewangi
terangi hidup penuh arti
terhias terbibgkai hari
Harum auramu
sejukan hati ku
damaikan duniaku
mungkin bila aku kehilangan dirimu
akan kah kau hadir ditengah purnama
ditengah rembulan hati yang sunyi
Pintaku jangan kau pergi
jangan kau tinggalkan aku lagi
jejakmu adalah pelangi
BUNGA PERAWAN
Itu memang mahkotamu
Indah menawan seorang insan
mekar merah membara
Nian dirayu dan dipuji
kian goyah gundah isi hati
akhirnya jatuh lentang tak berarti
dulu kau memang indah
tapi kini mekarmu tak mewangi
dan hidupmu kini ingin mati
terasa hidup dalam duri
dan terasa muram apa yang terjadi
dan kini hidup serasa mati
buat yg menanti akoe
buat yang menanti aku
sabarlah akan kedatangan ku
jangan goyah akan pendiriamu
yang begitu harap akan ku
bila kau goyah
sebut namaku
bila kau rindu
bayangkan wajah ku
akan kutepati janjiku
akan permintaan harapmu
aku disini sedih bergetar rindu
rindu akan bayang wajah mu
yang merdu akan sapa
indah akan ucapkan cinta
waktu itoe
Jangan salah kan waktu
Bila ber lalu cepat
jangan kau benci hari
bila meninggalkan mu
jangan kau usik hari ku
akan kepergian mu
akan keangkuhanmu
yang tak mampu
aku luluhkan
aku padamkan
bila mentari esok datang
kan ku tanyakan keberadaan mu
kan kucari singgasanamu
agar ku mampu rebut tahtamu
duduki singgasanamu yg indah itu
hati koe
angan ku dalam bayang mu
harap ku dalam mimpimu
tak kala ku harap
tak bisa kau beri
dan tiada iba di hati
dan semua rasa mati
dan hanya dirimu
yang mampu ungkap
semua yang ada
tersirat dalam hati
kini hanya air mengalir
sunyi sepi penuh arti
dari hati yang dalam
bila hari seindah dulu
aku slalu berusaha
bila waktu kebali lagi
akan ku ukir masa lagi
bila kamu ad aku slalu berharap
bila kamu hadir aku slalu menanti
dan akhir menjadi satu padu mati
bak kisah sejati yang tiada lagi
dan harap bayang wajahmu
kembali hiasi mimpi malam
dan pinta senyum bibirmu
kembali warnai hari hari ku
taburi kisah tiada akhir
tuk ukir mimpi sejati
berbaur lajusang waktu
tuk ungkap siapa dirimu
cakwerBUNGA HATI cakwer
kau adalah bunga hati
yang harum mewangi
terangi hidup penuh arti
terhias terbibgkai hari
Harum auramu
sejukan hati ku
damaikan duniaku
mungkin bila aku kehilangan dirimu
akan kah kau hadir ditengah purnama
ditengah rembulan hati yang sunyi
Pintaku jangan kau pergi
jangan kau tinggalkan aku lagi
jejakmu adalah pelangi
BUNGA PERAWAN
Itu memang mahkotamu
Indah menawan seorang insan
mekar merah membara
Nian dirayu dan dipuji
kian goyah gundah isi hati
akhirnya jatuh lentang tak berarti
dulu kau memang indah
tapi kini mekarmu tak mewangi
dan hidupmu kini ingin mati
terasa hidup dalam duri
dan terasa muram apa yang terjadi
dan kini hidup serasa mati
buat yg menanti akoe
buat yang menanti aku
sabarlah akan kedatangan ku
jangan goyah akan pendiriamu
yang begitu harap akan ku
bila kau goyah
sebut namaku
bila kau rindu
bayangkan wajah ku
akan kutepati janjiku
akan permintaan harapmu
aku disini sedih bergetar rindu
rindu akan bayang wajah mu
yang merdu akan sapa
indah akan ucapkan cinta
waktu itoe
Jangan salah kan waktu
Bila ber lalu cepat
jangan kau benci hari
bila meninggalkan mu
jangan kau usik hari ku
akan kepergian mu
akan keangkuhanmu
yang tak mampu
aku luluhkan
aku padamkan
bila mentari esok datang
kan ku tanyakan keberadaan mu
kan kucari singgasanamu
agar ku mampu rebut tahtamu
duduki singgasanamu yg indah itu
hati koe
angan ku dalam bayang mu
harap ku dalam mimpimu
tak kala ku harap
tak bisa kau beri
dan tiada iba di hati
dan semua rasa mati
dan hanya dirimu
yang mampu ungkap
semua yang ada
tersirat dalam hati
kini hanya air mengalir
sunyi sepi penuh arti


Tidak ada komentar:
Posting Komentar